Semakin melebarkan sayapnya dalam dunia pendidikan, Bosowa Education melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Union Institute of Language (UIL) dan Tafe Queenlands. Penandatanganan dilaksanakan dalam event Tourism Forum di Hotel Four Points, Selasa (05/03/19).

Cahyo Winarto selaku Managing Director mengatakan  bahwa bentuk kerjasama ini sebagai sebuah inovasi untuk mengembangkan sistem pendidikan Bosowa Education khususnya Bosowa School Makassar yang memiliki program Immersion serta mengaplikasikan Kurikulum Cambridge dan Kurikulum Nasional.

Pihak UIL Australia juga sangat mendukung dengan program immersion yang dilaksanakan Bosowa School selama 2 tahun terakhir. Siswa yang menjalani studi selama dua pekan di Australia mendapatkan penilaian positif karena sikap proaktif dan semangat belajar mereka selama disana.

“Kami berharap Mou ini akan terus berlangsung, dengan adanya institusi UIL kami senang bisa menjalin kerjasama karena banyak target lain yang dapat tercapai melalui kerjasama ini yang berpotensi mengembangkan kedua belah pihak , terutama dalam studi di luar negeri dan target jangka panjangnya tenaga pendidik kami juga bisa berkesampatan untuk belajar disana” jelas Cahyo Winarto dengan antusias.

Hendrik Yohant yang merupakan guru Bosowa School Makassar yang bertanggung jawab dalam program immersion juga menambahkan bahwa selain untuk siswa, kerjasama ini sebagai salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia di Bosowa Education dalam berbagai bidang pendidikan.

Adapun kerjasama dengan Tafe Queensland sebagai salah satu penyedia pendidikan vokasi terbesar di Australia untuk meningkatkan sistem pembelajaran yang bersifat praktikal di unit pendidikan Bosowa di berbagai bidang penjurusan tingkat perguruan tinggi, sehingga lulusan dari Universitas Bosowa dan Politeknik Bosowa dapat memiliki kemampuan bersertifikasi internasional yang dapat bersaing di era global.

 

 

Bagikan

Komentar

Komentar

Tinggalkan Komentar anda